CINTA DAN IMAN

Tuhan tidak pernah keliru memberikan anugerah cinta kepada hambanya, karena sebuah cinta yang datang itu pasti ada makna dan alasannya.

Dalam konteks akidah, cinta mempunyai hubungkait dengan iman seseorang. Cinta tersebut terserlah melalui penghayatan dan amalan seseorang individu dalam kehidupan sehariannya sama ada melalui amalan zahir mahupun amalan batin. Hubungkait antara cinta dan iman dapat dilihat dalam beberapa kenyataan dari Rasulullah SAW.

  • Mengasihi saudara yang lain:

        Sabda Rasulullah SAW. yang bermaksud: “Tidak sempurna iman seseorang kamu sehinggalah dia mengasihi saudaranya sepertimana dia mengasihi dirinya”(al-Bukhariy, 2000).

Ribuan wanita dan pria single di SatukanCinta mencari sahabat, teman kencan, atau bahkan pasangan hidup. Bisa jadi Andalah yang ditunggu-tunggu!

Cari Teman Kencan dan Jodoh Wanita di SatukanCinta

  • Mengasihi para sahabat Rasulullah SAW.: Sabda Rasulullah SAW. yang bermaksud:“Tanda iman itu mengasihi golongan Ansar dan tanda-tanda nifaq pula adalah memarahi golongan Ansar” (al-Bukhariy, 2000).
  • Mengasihi Rasulullah SAW. lebih dari diri sendiri: Rasulullah SAW. bersabda yang bermaksud: “Demi diriku ditangannya tidak beriman seseorang kamu itu sehinggalah diriku lebih dikasihinya dari kedua ibu bapa dan anaknya” al-Bukhariy, 2000)

Daripada hadith di atas jelas menunjukkan bahawa cinta dan iman itu sangat berkait rapat. Justeru, cinta tersebut dilihat sebagai manifestasi iman itu sendiri. Ini bermakna jika perasaan cinta terhadap perkara-perkara tersebut berkurangan, ia menandakan kekurangan iman seseorang itu.

Ribuan wanita dan pria single di SatukanCinta mencari sahabat, teman kencan, atau bahkan pasangan hidup. Bisa jadi Andalah yang ditunggu-tunggu!

Cari Teman Kencan dan Jodoh Wanita di SatukanCinta